Tampilkan postingan dengan label Kegiatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatanku. Tampilkan semua postingan

11 Agustus 2018

Workshop WRITERPRENEUR

Awal ikut kegiatan Workshop Writerpreneur yang diadakan oleh Bekraf ini karena diundang langsung oleh Kak Neni Muhidin lewat messenger. Dan langsung exicted waktu tau ini workshop penulis dan tau pematerinya siapa saja juga materi yang akan dibawakan. Apalagi kegiatannya dilaksanakan di SwissBel Hotel dan karena kamar biasa full, akhirnya peserta ditempatkan di Villa Suite Room. Keren lah, sampe ada garasi mobilnya. Trus ngebayangin pagi-pagi udah nyapu halaman karena berpikir ini rumah masa depan. Eyyaa...

Kegiatannya berlangsung dari tanggal 8-10 Agustus 2018 dengan jadwal yang padat banget. Yang endingnya tiap kelompok ditugaskan membuat Sinopsis untuk dipresentasikan besok paginya. Dan malam itu sukses tidur jam 2 subuh. Bangun jam 5 subuh, sholat, editing lagi, mandi, sarapan trus ngeprint sinopsis, lalu siap presentase.

.

Mungkin kelompok kita yang paling heboh, sebagiannya masih berstatus pelajar. Bahkan sempat bikin yel-yel penyemangat. Waktu presentase pun kita maju semua kedepan, biar nggak grogi. Dan setelah melewati perjuangan, sempat dibantai sama tim juri, akhirnya naskah yang kita beri judul "IKRAR CINTA WATU PALINDO" berhasil terpilih sebagai 3 karya terbaik dari 7 Kelompok. Senang banget, bangga dan merasa perjuangan semalam tidak sia-sia.


03 Juni 2017

KELAS INSPIRASI MENULIS


Hari ini bersama Komunitas Poso Babaca bisa berbagi Inspirasi Menulis dalam Kelas Literasi di SMA 1 Poso Pesisir Selatan, Poso-Sulawesi Tengah.

Ini adalah kegiatan pertama saya setelah sempat break dari Komunitas Poso Babaca karena beberapa kesibukan dikantor, juga kesibukan lainnya, salah satunya karena sibuk menyiar di Radio Matahari 9,6 fm.




Dalam kegiatan kali ini saya berbagi pengalaman saya tentang awal menjadi penulis dan kini sudah menerbitkan beberapa Novel, bahkan bisa memiliki Self Publishing yang bernama Planet Pink. Saya juga mengadakan sesi tanya jawab dan diakhir acara memberikan doorprize berhadiahkan 2 buah Novel saya.

Satu hal yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah ketika pembukaan Acara ternyata Kepseknya Bapak Yusran adalah Guru Kimia saya waktu masih SMA dan syukurlah beliau masih mengenal saya dan dengan bangga memperkenalkan saya sebagai mantan siswanya yang kini sudah menulis beberapa Novel. Semoga ini bisa menginspirasi siswa-siswi untuk bisa memulai menulis.




Terima kasih untuk hari ini. Untuk Komunitas Poso Babaca yang sudah mempercayakan saya untuk berbagi inspirasi sebagai seorang Penulis.

02 Oktober 2016

KOMUNITAS POSO BABACA


Akhirnya setelah vakum sejak dididirikan tanggal 13 November 2014, sekarang Komunitas ini yang dulunya digagas oleh Gunawan Primastya, Mahris Supono, Husein Noval, Lugna Hi Lanna dan saya sendiri mulai bangkit lagi, meski sekarang yang aktif tinggallah Gunawan, Saya dan Mas Trisno Hadi. Ditambah lagi satu anggota baru kita Mas Fahmi. Dan hari ini kita baru saja menyelenggarakan Donasi Buku dan juga Paket Gizi di Desa Kalamalea dalam rangka Kegiatan dari Alumni STAN yaitu One Alumni One Book yang diprakarsai Mas Fahmi dan teman-temannya yang mana merupakan Alumni STAN bekerja sama dengan Komunitas Poso Babaca.

Dan mungkin ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Desa Kalamalea, yang dikenal sebagai tempat akhir pembuangan sampah. Sebelumnya Gunawan sudah menceritakan keadaan di Desa itu, dimana akan ada bau sampah yang menyengat dan juga gerombolan lalat-lalat yang beterbangan. Dan sebisa mungkin jangan ada aksi sok tutup-tutup mulut dan hidung karena tak tahan bau sampah, karena hal itu bisa menyinggung perasaan mereka yang tinggal ditempat itu.
Baiklah… aku rasa aku akan cukup kuat untuk hal itu. Hahaha… semoga.

Sebelumnya aku dan Mas Fahmi sudah belanja-belanja untuk paket buku dan gizi dari hasil donasi yang terkumpul dan Alhamdulillah sangat banyak, jauh dari bayangan kita saat pertama kali mendiskusikan kegiatan ini. Dan terbelilah 35 Paket Gizi dan juga alat tulis menulis. Lalu dibungkus sedemikian rupa, hingga terlihat sangat menarik. Yah mirip-mirip paket ultah gitu lah. Apalagi lengkap dengan balon-balon LOVE yang akhirnya lupa ditiup sampai kita sudah balik dari lokasi. Hahaha… karena hujan yang sangat romantis semuanya jadi lupa ingatan. Anemia.. eh Amnesia, maksudnya.

Acaranya pun sangatlah meriah. Bertemu anak-anak yang ceria, apalagi saat melihat paket-paket menarik itu kita turunkan dari mobil, rasanya ada haru yang tiba-tiba menyeruak dari dalam hati terdalam. Tuh kan Baper. Aku tiba-tiba mengingat masa kecilku. Meskipun hidupku tidaklah terlalu mewah, tapi aku bersyukur bisa hidup lebih layak dari mereka. Tidak harus mengorbankan sekolah demi memulung sampah agar mendapatkan uang. Dan kita sempat membahas ini waktu perjalanan pulang saat berboncengan dengan Mas Fahmi. Sampai motor hampir jatuh karena terpeleset jalanan licin. 

Dari dulu, aku memang selalu ingin terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini, apalagi yang berinteraksi langsung dengan anak-anak. Mungkin karena tidak memiliki adik, jadi aku selalu suka dengan anak-anak. Dan hari ini pun aku merasa beruntung bisa terlibat langsung. Semoga ini bukan menjadi aksi terakhir kami. 
Terima kasih untuk teman-teman yang penuh semangat. Gunawan Primastya, Mas Trisno Hadi, Mas Fahmi dan Alumni STAN yang lain, Mbak Putri yang baru tiba dari Jakarta. Juga buat anak-anak yang begitu Ceria, Ibu-Ibu Sikola Mombine yang sudah mewadahi acara ini. Dan buat hujan yang romantis. Hari ini Beautiful Day. Dilanjutkan dengan Satnite bareng sampai jam 1 malam. Hahaha… satnite terkonyol yang tak akan terlupa. Perbincangan aneh dan curhat yang tidak penting. Apalagi games yang menguras otak, dan aku tidak pernah menang. Tapi malam ini aku yang jadi juaranya. Meski aku tau, mereka sengaja mengalah biar aku menang dan nggak pulang. Hahaha dasar Barbie. Okey, sekarang aku resmi dipanggil Barbie.

16 September 2016

TALKSHOW MITHA TALAHATU


Mungkin ini saat paling fantastis selama jadi penyiar Radio yang baru jalan 3 bulan. Tiba-tiba saja dipercayakan menjadi host talkshow artis Mitha Talahatu, yang mana adalah artis favoritku, sukaak banget sama lagunya Cinta Sakota dan Sayang. Dan talkshow-nya bukan dalam ruangan menyiar, tapi dipelataran Studio Radio Matahari yang mana ditonton banyak orang dan acaranya Live. Bayangin dong gugupnya aku kayak gimana, apalagi ini the first talkshow aku bareng artis. Tapi terlepas dari aku nervous dan ribet banget saat acara talkshow, aku bersyukur banget atas kesempatan langka ini. Aku berterima kasih karena sudah diberi kesempatan ini. Dan aku berharap dikemudian hari, aku masih bisa dipercayakan lagi untuk Talkshow bareng artis. Kali aja Morgan Oey bakal diundang ke Poso. Pastinya aku bakal lompat-lompat kegirangan. Apapun itu, aku selalu total dengan rutinitas yang aku pilih. Semangat menyiar…!!


 

13 September 2015

Forum Lingkar Pena Sulteng Angkatan IV


Akhirnya hari ini bisa juga bergabung dengan komunitas besar dunia kepenulisan “Forum Lingkar Pena” Sulawesi Tengah. Meskipun sudah menulis puluhan buku, tapi kalau belum menjadi anggota FLP kayaknya masih ada yang kurang. Karena dalam FLP, aku rasa kita bisa saling share dan berbagi pengalaman menulis, tentunya.

Kegiatan perekrutan anggota baru diadakan di Palu. Kendati bela-belain harus bolos kantor lagi demi bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Dan entah mengapa Pak Bos jadi over protectif tiap kali harus minta izin ke Palu. Apalagi dengan “moment patah hati” yang baru saja aku alami. Hahaha... apaan sih (ada yang curhat colongan nih).
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu benar-benar padat. Hari pertama selesainya tepat jam 12 malam, sementara besoknya harus masuk jam 8 pagi. Penutupannya pun molor sampai jam 6 sore, sementara jam 8 malam aku sudah harus balik ke poso, mana pakaian belum dipacking. Pokoknya maraton deh. Istirahat pun baru bisa dimobil. Belum lagi besok paginya sudah harus masuk kantor. Oemjii.... benar-benar hampir tepar. Sampai dikantor pun, dengan mata panda dan kepala yang masih oleng, harus ngurus ini-itu yang kejar deadline. Syukurlah semua bisa terselesaikan tepat waktu.

Foto bersama Kak S. Gegge Mapangewa
Bisa menjadi anggota FLP mungkin juga bagian dari obsesi menulisku. Hingga kegiatan yang padat pun serasa tak masalah, karena itu memang duniaku. Tugas membuat puisi dadakan atau cerpen dadakan pun bukanlah sebuah masalah. Tidak seperti pelatihan kantor yang kadang terasa membosankan. Sekalipun diadakan dihotel mewah dengan fasilitas yang super lengkap. Sementara kegiatan FLP jauh dari semua itu. Tapi... yang namanya hobi.. apapun akan ditebus demi bisa memenuhi obsesi. Dan hari ini salah satu obsesiku bisa terwujud. Semoga dengan menjadi anggota FLP Sulteng angkatan ke IV aku lebih bisa menghasilkan karya yang berkualitas. Bisa memenangkan banyak lomba dan bisa memotivasi juga menginspirasi teman-teman yang lain. Amin..!!